" Ketika "
oleh Rizky Ramadhani
ketika sebuah tujuan kita menyimpang
kita bingung hendak kemana angin bertiup
dan seakan terjebak pada manusia-manusia kritis itu
aku tidak bisa keluar dari kotak ini
semakin membunuh suaraku,
mencekik leher
untuk menuju kesana
sementara jalan masih badai
aku takut tenggelam
Tuhan, harapanku pada-Mu
aku tak mungkin menahan angin
hari-hari ini adalah berat
menentukan masa depan
dan harus memilih
aku tak tahu, aku ragu
"Rakyat dan Mahasiswa "
Oleh Rizky Ramadhani
rakyat Indonesia
bersama mahasiswa
didalam pengekangan
1965, 1998 adalah saksi bisu
dimana kekuatan melaju
sekarang tinggal cerita
kesibukan dan demoralisasi
" Cerita Sore Itu"
Oleh Rizky Ramadhani
manusia-manusia yang tak pernah mati
di rel kereta usang
pedagang asongan
berdenyut..
aku terhanyut
wetengku lara?
" Lusuh "
5 April 2011
Oleh Rizky Ramadhani
aku adalah kata yang terpenggal
tak ingin melanjutkan
tapi jadi lusuh
aku adalah angin
yang terbang dan mengalir
kemana tujuan hendak digapai
aku adalah pelabuhan
berlabuh para pemikiran
dan kefrustasian ini
aku adalah mati
dan ajal-ajal itu
semakin mendekat
seakan berteriak keras di telinga
aku ingin menjadi manusia
manusia yang berpikir
tentang hati, tentang mati
aku tak ingin sekali
bersandar pada tiang rapuh

0 komentar:
Posting Komentar